Ranah Auto – Langkah baru dilakukan PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan yang menaungi United Bike dan United E-Motor kini memproduksi dinamo secara mandiri di kawasan pabriknya di Curug, Tangerang. Fasilitas tersebut berada dalam kawasan yang sama dengan United E-Motor Plant 3. Kehadirannya membuat proses pengembangan komponen penting kendaraan listrik semakin terintegrasi. Bagi perusahaan, United produksi dinamo lokal bukan sekadar upaya menambah kapasitas pabrik. Strategi ini juga membuka peluang untuk meningkatkan penguasaan teknologi di dalam negeri. Selain itu, perusahaan dapat mengawasi proses produksi secara lebih dekat. Langkah tersebut terasa penting ketika pasar kendaraan listrik Indonesia terus berkembang. Konsumen tidak hanya membutuhkan pilihan produk yang lebih beragam, tetapi juga mengharapkan kualitas, ketersediaan komponen, serta dukungan industri lokal yang mampu tumbuh bersama perkembangan teknologi.
Empat Lini Produksi Mendukung Proses yang Terintegrasi
Pabrik dinamo United dilengkapi mesin berteknologi modern serta empat lini produksi yang mendukung proses manufaktur secara terintegrasi. Fasilitas tersebut tidak berhenti pada tahap perakitan. United juga menjalankan pengujian melalui Dyno Test dan tes kekedapan untuk memastikan komponen memenuhi kebutuhan kendaraan. Saat ini, fasilitas itu telah menghasilkan dinamo untuk sepeda listrik dengan spesifikasi 48V 750W. Selain itu, perusahaan memproduksi motor listrik berkapasitas 1.200 watt yang digunakan pada United E-Motor MX1200. Produksi internal memberi perusahaan kesempatan untuk mengendalikan setiap tahap dengan lebih dekat. Dengan demikian, pengembangan, pembuatan, dan pengujian dapat berjalan dalam satu ekosistem. Pola tersebut berpotensi mempercepat evaluasi ketika perusahaan ingin mengubah spesifikasi produk. Di sisi lain, kemampuan manufaktur sendiri dapat mengurangi ketergantungan terhadap proses produksi eksternal untuk salah satu komponen penting kendaraan listrik.
Baca Juga : Leapmotor B10 Resmi Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik Baru yang Siap Ramaikan Indonesia
Teknologi Hub Drive Dipilih untuk Menyalurkan Tenaga
United menggunakan teknologi hub drive pada dinamo yang diproduksinya. Dalam sistem ini, motor listrik terintegrasi langsung dengan bagian roda sehingga tenaga dapat disalurkan tanpa konstruksi pemindah daya yang terlalu kompleks. Dibandingkan sistem mid drive, konstruksi hub drive relatif lebih sederhana untuk kebutuhan kendaraan tertentu. Kesederhanaan tersebut menjadi salah satu alasan teknologi ini menarik bagi pengembangan motor listrik perkotaan. Selain itu, sistem tersebut dapat memberikan efisiensi yang sesuai dengan karakter kendaraan yang dikembangkan perusahaan. United telah menerapkannya pada MX1200 yang menggunakan motor berkapasitas 1.200 watt. Namun, teknologi bukan hanya persoalan angka di atas spesifikasi. Penguasaan proses produksi membuat tim pengembang memiliki kesempatan lebih besar untuk menyesuaikan karakter dinamo dengan kebutuhan kendaraan. Oleh karena itu, United produksi dinamo lokal dapat menjadi fondasi untuk memperluas kemampuan rekayasa produk pada generasi kendaraan berikutnya.
Produksi Internal Memberikan Kontrol Kualitas Lebih Besar
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk Andrew Mulyadi menyebut fasilitas dinamo sebagai langkah penting dalam memperkuat kemampuan manufaktur mandiri perusahaan. Ketika sebuah komponen diproduksi sendiri, perusahaan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap kualitas dan proses produksinya. Selain itu, tim dapat menyesuaikan pengembangan teknologi berdasarkan kebutuhan kendaraan yang sedang dirancang. Keuntungan tersebut menjadi semakin relevan karena karakter setiap motor listrik tidak selalu sama. Bobot kendaraan, kebutuhan tenaga, penggunaan harian, serta target efisiensi dapat memengaruhi spesifikasi dinamo yang diperlukan. Dengan fasilitas internal, perubahan desain tidak harus sepenuhnya bergantung pada pemasok dari luar. Perusahaan juga dapat menghubungkan hasil pengujian dengan proses pengembangan secara lebih cepat. Dari sudut pandang industri, kemampuan semacam ini menunjukkan bahwa manufaktur lokal dapat berkembang dari sekadar merakit produk menuju penguasaan komponen yang memiliki fungsi penting dalam sistem penggerak kendaraan listrik.
Baca Juga :Honda NX500 Resmi Meluncur, Simak Daftar Harga Motor Adventure Kelas Menengah di Indonesia
Komponen Lokal Menjadi Bagian Penting Ekosistem Kendaraan Listrik
Pertumbuhan kendaraan listrik Indonesia tidak hanya bergantung pada jumlah motor yang terjual. Industri juga membutuhkan rantai pasok, kemampuan teknik, fasilitas pengujian, serta produksi komponen di dalam negeri. Karena itu, keputusan United membangun kemampuan produksi dinamo memiliki arti yang lebih luas. Perusahaan mendapatkan ruang untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal sekaligus mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan karakter pasar Indonesia. Selanjutnya, kemampuan tersebut dapat membantu memperkuat fleksibilitas manufaktur ketika kebutuhan konsumen berubah. Kondisi jalan, pola perjalanan perkotaan, hingga ekspektasi terhadap biaya penggunaan dapat menjadi pertimbangan dalam mengembangkan kendaraan. Semakin banyak proses yang dikuasai secara lokal, semakin besar pula peluang perusahaan melakukan penyesuaian secara mandiri. Meski demikian, kualitas tetap menjadi faktor utama. Komponen lokal akan memberikan nilai tambah paling kuat ketika mampu menghadirkan performa, daya tahan, dan konsistensi yang memenuhi kebutuhan pengguna dalam jangka panjang.
Kemandirian Manufaktur Membuka Ruang Inovasi Lebih Luas
Produksi dinamo sendiri juga memberikan kesempatan bagi United untuk melakukan inovasi dengan ritme yang lebih fleksibel. Ketika proses pengembangan dan pengujian berada dalam ekosistem yang sama, perusahaan dapat mempelajari performa komponen kemudian melakukan penyesuaian secara lebih langsung. Pendekatan tersebut berpotensi membantu pengembangan motor listrik dengan kebutuhan tenaga yang berbeda pada masa depan. Selain itu, integrasi produksi dapat meningkatkan efisiensi karena komunikasi antara tim teknik, manufaktur, dan pengujian berlangsung dalam satu lingkungan kerja. Namun, kemandirian manufaktur bukan berarti seluruh tantangan langsung selesai. Perusahaan tetap perlu menjaga kualitas bahan, konsistensi produksi, keselamatan, dan daya tahan komponen. Justru, kemampuan memproduksi sendiri membawa tanggung jawab yang lebih besar. Jika pengembangan berjalan konsisten, United produksi dinamo lokal dapat menjadi contoh bagaimana produsen nasional membangun kompetensi teknologi secara bertahap sambil memperkuat posisi industri kendaraan listrik Indonesia.
Industri Lokal Bergerak dari Perakitan Menuju Penguasaan Teknologi
Langkah United menunjukkan arah menarik dalam perkembangan kendaraan listrik nasional. Selama ini, pembicaraan mengenai industri lokal sering berpusat pada perakitan akhir dan tingkat penggunaan komponen dalam negeri. Namun, produksi dinamo memperlihatkan lapisan yang lebih dalam, yaitu kemampuan mengembangkan dan menguji bagian utama sistem penggerak. Perubahan tersebut penting karena daya saing industri tidak hanya lahir dari kapasitas produksi yang besar. Pengetahuan teknis, kemampuan melakukan pengujian, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan produk juga menentukan kekuatan produsen dalam jangka panjang. Bagi konsumen, perkembangan ini dapat membuka peluang hadirnya kendaraan yang semakin sesuai dengan kebutuhan pasar domestik. Sementara itu, bagi industri, fasilitas tersebut menjadi tempat untuk memperluas pengalaman manufaktur. Jika investasi teknologi terus berjalan, Indonesia memiliki peluang membangun ekosistem kendaraan listrik yang tidak sekadar menjadi pasar, tetapi juga semakin aktif menghasilkan komponen dan kemampuan rekayasa sendiri.
